Perang Raket Jurnalis Nunukan
Pemanasan PWI Nunukan Sambut PORWADA II Kaltara
NUNUKAN – Puluhan wartawan dari berbagai media di Kabupaten Nunukan menunjukkan semangat sportivitas dalam sebuah turnamen badminton yang menjadi rangkaian Pra Pekan Olahraga Wartawan Daerah (PORWADA) II Kalimantan Utara pada Ahad (21/9/2025)
Pertandingan berlangsung meriah, mempertandingkan tiga kategori, yaitu tunggal putra, ganda putra, dan ganda campuran. Sejak pembukaan, atmosfer kompetisi sudah terasa dengan dukungan sesama jurnalis yang memadati area pertandingan.
Ketua Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Nunukan, Alamsyah, mengatakan bahwa turnamen ini memiliki tujuan ganda. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya untuk menyiapkan atlet wartawan menuju PORWADA II Kaltara, tetapi juga untuk mengukur kesiapan.
“Turnamen ini merupakan rangkaian penting dalam menuju PORWADA II Kaltara. Selain mencari bibit atlet wartawan yang siap bersaing di tingkat provinsi, kegiatan ini juga menjadi sarana mengukur kesiapan tuan rumah,” ujar Alamsyah di sela-sela pertandingan.
Menurut Alamsyah, antusiasme peserta sangat tinggi. Puluhan wartawan dari media cetak, elektronik, dan daring di Nunukan mendaftar untuk mengikuti tiga nomor yang dipertandingkan.
“Kehadiran begitu banyak peserta menunjukkan semangat rekan-rekan jurnalis tidak hanya dalam menyajikan informasi, tetapi juga dalam menjaga kesehatan dan sportivitas melalui olahraga,” tambahnya.
Ia berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin SIWO PWI Nunukan. Selain sebagai ajang seleksi atlet, kegiatan olahraga seperti ini diharapkan mampu menumbuhkan semangat kompetisi positif.
Turnamen ini membuktikan bahwa persatuan wartawan di Nunukan tidak hanya terjalin melalui forum diskusi atau ruang redaksi, melainkan juga melalui aktivitas fisik yang sehat dan kompetitif. Hal ini menjadi cerminan bahwa wartawan juga memiliki dedikasi di luar bidang profesi mereka.
Semangat kebersamaan terlihat jelas di setiap pertandingan, di mana setiap kemenangan disambut dengan tepuk tangan meriah dan setiap kekalahan dihadapi dengan jiwa besar. Suasana akrab ini semakin memperkuat solidaritas di antara para jurnalis.
“Melalui olahraga, kita tidak hanya membangun fisik, tetapi juga mental. Saya berharap dari turnamen ini lahir atlet-atlet jurnalis yang bisa membawa nama baik Nunukan di PORWADA II Kaltara,” pungkas Alamsyah. (SIWO)




